HIDROPONIK BERJALAN MELALUI SISTEM KONTROL INKUBATOR
BERBASIS ANDROID
Diusulkan oleh:
Vira Kurniawan; 16417120; 3IB01
Ridho Saputra; 15417161; 3IB01
UNIVERSITAS
GUNADARMA
JAKARTA
2020
BAB 1. PENDAHULUAN
Pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan
manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber
energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya merupakan pengertian dari
pertanian. Di daerah dengan tingkat penduduk yang tinggi seperti perkotaan dan
pusat aktivitas minat masyarakat dibidang pertanian mulai berkurang. Hal ini
disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu kesibukan dan juga minimnya lahan pertanian.
Dari dua faktor permasalahan tersebut mulai banyak bermunculan inovasi-inovasi
dibidang pertanian, inovasi yang kita kenal sekarang ini seperti sistem
Hidroponik.
Hidroponik berasal dari bahasa Yunani yaitu Hydro
berarti air dan Ponos berarti daya. Jadi, hidroponik dapat diartikan
sebagai metode bercocok tanam yang memanfaatkan air sebagai media tanam dan
tidak lagi menggunakan tanah. Bertani menggunakan metode hidroponik menjadi
solusi yang baik bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan karena tidak
memerlukan lahan yang luas untuk tumbuh. Di era sekarang ini, berbagai
penelitian telah dilakukan untuk kemajuan bercocok tanam dibidang hidroponik. Petani
hidroponik mulai memanfaatkan teknologi-teknologi modern untuk mengembangkan menghasilkan produk yang
berkualitas.
Penelitian-penelitian yang telah dilakukan
sebelumnya mencakup seperti pengatur suhu
ruangan, saluran irigasi dan berbagai pengembangan-pengembangan lainnya. Berkat
semua penelitian-penelitian tersebut, berhasil membuat sitem yang lebih baik sehingga mepermudah patani dalam
bercocok tanam ditempat yang tidak mungkin ditanami tanaman.
Untuk lebih mempermudah segala aktivitas dalam
bercocok tanam di sistem hydroponic,
petani memerlukan fasilitas sistem pengontrolan yang canggih di bidang hidropinik, baik dari segi pengatur suhu ruangan, suhu air, Ph
air, dan pengatur cahaya yang dikonsumsi langsung oleh tumbuhan agar
menghasilkan produk berkualitas. Selain itu bentuk wadah penanaman hidroponik
dirancang dalam bentuk sesimpel dan seefisien mungkin. Perancangan wadah tumbuhan
diproyeksikan sehingga bisa berjalan otomatis sesuai umur tumbuhan yang sudah
direncanakan. Sistem hidroponik berjalan ini telah di kembangkan di
negara Jepang yang belum ada dikembangkan di Indonesia maupun negara-negara
lainya. Variabel-variabel diatas dapat disatukan dalam sebuah sistem pengontrolan
berupa aplikasi yang dirancang khusus mempermudah perawatan tanaman hidroponik
dari jarak jauh dengan sistem internet.
Berdasarkan
penjabaran masalah yang telah diuraikan. Maka permasalahan sistem hydroponic tentang hasil yang tidak
sesuai dengan apa yang diinginkan dan memakan waktu yang lama dalam menjalankan
proses penanaman. Sehingga menjadikan para petani tidak tertarik untuk bercocok
tanaman di bidang hydroponic. Semua
hal tersebut bisa dianggap menjadi suatu hal penting untuk diselesaikan, bagaimana
cara merancang hydroponic berjalan
dengan menggunakan sistem kontrol inkubator berbasis android komunikasi
internet? Oleh karena itu, melalui program ini kami menawarkan berupa solusi
untuk meningkatkan efisiensi dalam bercocok tanam hydroponic berjalan menggunakan sistem perawatan otomatis berbasis
android komunikasi internet agar bisa menyelesaikan permasalahan di bidang hydroponic dan menambahkan minat
masyarakat Indonesia dalam bercocok tanam.
Uraian di atas menjadi dasar peneliti untuk
merancang hydroponic berjalan dan juga sistem kontrol otomatis melalui aplikasi dengan judul “Sistem
Kontrol Inkubator Hidroponik Berjalan Berbasis Android Komunikasi Internet”.
Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini antara
lain:
1.
Prototype sistem hidroponik berjalan dan otomatisasi pengaturan
2.
Hak
paten untuk sistem hydroponic
berjalan
3.
Hak Kekayaan
Intelektual (HKI) untuk sistem
otomatis aplikasi
4.
Publikasi
ilmiah berupa artikel
yang
diterbitkan di jurnal teknologi
pertanian
Manfaat dari
kegiatan ini antara lain:
1. Meningkatakan
sektor pertanian hidroponik dengan basis otomatisasi
2. Memberikan
sumbangsi di bidang pendidikan dan teknologi dalam sistem pertanian
3. Dapat
diaplikasikan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama dari seluruh
kalangan baik dari Unit
Kegiatan Masyarakat, Perusahaan dan Peneliti.
4. Mengefisensikan
waktu petani hidroponik yang sangat sibuk namu tetap ingin bercocok tanam.
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
Di era modern yang kita rasakan saat ini membuat
kita kesulitan untuk menemukan lahan pertanian yang baik untuk tumbuhan seperti
sayur-sayuran dan jenis lainnya. Di tengah majunya perkembangan teknologi
masyarakat khususnya petani harus bisa menikmati proses perkembangan zaman.
Teknologi yang sangat cocok dan layak untuk disebar luaskan dalam dunia
pertanian, yaitu teknologi hydroponic.
Hydroponic merupakan
metode berkebun dengan menggantikan media tanah menggunakan media lainnya,
seperti media batu apung, kapas, serat kelapa, air dan lain sebainya yang bisa
dijadikan sebagai media tanam selain tanah. Dengan adanya teknologi hydroponic ini diharapkan dapat menjawab
semua permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat di perkotaan maupun di
tempat yang pada dasarnya tidak bisa ditanami lagi oleh bergabai jenis
tumbuhan.
Dengan tidak menggunakan media tanah maka tumbuhan
yang membutuhkan nutrisi-nutrisi dari tanah menjadi berkurang. Oleh karena itu,
media pengganti harus di suplai dengan nutrisi tambahan maupun oksigen untuk
mendapatkan hasil yang lebih baik.
Raspberry
Pi merupakan perangkat mikrokontroler yang berukuran kecil dengan fungsi yang
sangat kompleks. Mikrokontroler ini akan digunakan mengontrol sistem otomatis
yang langsung tersambung ke android atau bisa dikatakan sebuah chip pengontrol
(program) melalui perangkat lunak.
Raspberry akan digunakan sebagai pengontrol otomatis sistem inkubator hydroponic berjalan berbasis android
sistem komunikasi internet. Pengontrolan sistem otomatis ini bisa dilakukan
dalam jarak jauh selama ada koneksi internet.
Android
sebagai alat pengontrol otomatis yang akan di instal aplikasi hydroponic. Pembuatan aplikasi mencakup semua hal yang ada di ruang hydroponic berjalan. Aplikasi yang akan
digunakan terhubung langsung dengan versi masing-masing android dari versi Lollipop
v5.0 keluaran tahun 2014 sampai dengan versi terbaru Oreo v8.0 keluaran tahun
2017.
Dalam
bidang kesehatan, inkubasi berarti pematangan suatu gejala yang dialami bayi dalam Rahim ibu. Alat ini biasanya
ditemukan di rumah sakit bersalin untuk menangani kondisi bayi yang kurang
sehat atau membutuhkan perilaku khusus. Dari pengertian diatas inkubator
merupakan suatu institusi lembaga pembinaan dan perancangan awal di dunia kerja
atau bidang bisnis.
Hidroponik
berjalan merupakan hal baru di bidang pertanian khususnya di Indonesia. Sistem
berjalan ini mengikuti usia dari tanaman, setelah mencapai target usia yang
ditentukan maka akan dilakukan proses akhir yaitu panen. Hidroponik yang kita
kenal di indonesia banyak menggunakan metode seperti media apung dan
menggunakan sistem irigasi, seperti gambar 2.3.
Gambar 2.3 Metode Apung dan Irigasi
Metode
penanaman tumbuhan seperti pada gambar di atas membutuhkan tenaga yang lebih
dan waktu yang lama dalam penanaman. Dengan menggunakan metode sistem penanaman
bergerak membuat efisien dan mempermudah petani dalam penanaman dan panen.
Hidroponik berjalan akan dirancang bergerak dari titik usia nol hingga usia
pantas panen. Sistem yang telah dikembangkan terlebih dahulu di Negara Jepang
ini sangatlah cocok untuk mengembangkan pertanian di Indonesia. Dengan
menggunakan prinsip kerja yang sama dan dengan pengembangan inovasi akan
membuat para petani tertarik di dunia pertanian hidropinik.
BAB 3. METODE PELAKSANAAN
Tahap pelaksanaan pada program ini seperti gambar 3.1
berikut ini.
Gambar 3.1 Diagram
Aliran Pelaksanaan Kegiatan
Berdasarkan
diagram diatas, berikut ini penjelasan tahap pelaksanaan sistem kontrol
hidroponik berjalan berbasis komunikasi internet.
1.
Preparasi Alat dan Bahan
Ditahap ini merupakan persiapan awal untuk menunjang segala
kegiatan. Segalah sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat bentuk dari mulai
pengumpulan alat dan bahan untuk sistem kontrol otomatis. Selain itu juga
ditahap ini akan dirancang bembentuk krangka tempat penanaman hidroponik
berjalan dalam ruangan.
2.
Pemrograman
sistem Kontrol Berbasis Android
a.
Sistem otomatis suhu
ruangan atau udara
Untuk mengontrol keadaan udara, maka
dibutuhkan sistem pendeteksi yang bias menyemimbangkan suhu ruangan. Sistem ini
akan dicoding menggunaka raspbarry,
setelah itu sistem dihubungkan langsung dengan aplikasi android.
b.
Sistem otomatis cahaya
Cahaya merupakan sumber penting untuk
menghasilkan tumbuhan yang berkualitas. Oleh karena itu, sistem pencahayaan
akan diatur untuk memenuhi kadar cahaya yang dibutuhkan timbuhan dalam
berfotosintesis. Proses berapa kali lampu menyala dalam sehari akan dicoding
menggunakan raspberry dan langsung terhubung ke aplikasi android.
c.
Sistem kontrol Ph larutan
dan pemberian larutan Ph
Pemberian Ph larutan dan pendeteksi
kurangan atau lebinya Ph dalam air maka akan terdeteksi otomatis. Pengontrolan
langsung menggunakan android.
d.
Sistem kontrol hidroponik
berjalan
Sistem ini berhubungan dengan berapa menit
sekalin tumbuhan berjalan hingga sampai ke ujung tempat pengambilan atau
pemanenan. Semua sistem kontrol dikoding menggunakan raspberry dan setiap sistem terhubung langsung ke aplikasi android.
3.
Hidroponik Berjalan
Tahap ini merupakan pembuatan kerangka hidroponik berjalan.
Kerangka yang dirancang tidak seperti biasa seperti kerangka yang telah kita
ketahui selama ini di Indonesia. Disain kerangka membentuk sebuah lingkarang
yang memungkinkan
tumbuhan berjalan menunju ke tempat yang telah ditargetkan. Kerangka hidroponik
berjalan berada dalam ruangan yang intensitas cahaya matahari dan suhu luar
lingkungan tidak akan menyentuh tanaman secara langsung. Oleh karena itu perlu
sistem otomatis sebagi penunjang pertumbuhan tanaman.
4.
Rancangan Bangunan
Hidroponik Berjalan dan Sistem Kontrol Berbasis Android
Penggabungan sistem kerja yang telah di lakukakn
ditahap-tahap sebelumnya dilakukan di tahap ini. Sistem yang sudah diuji cara kerjanya disatukan untuk
membentuk satu unit kerja yang bisa mengontrol tumbuhan agar sesuai dengan harapan. Setelah
itu sistem diuji langsung dengan sampel yang akan kita amati selama 1 bulan
sampai 3 bulan. Sampel yang akan menjadi bahan percobaan adalah sayuran sawi
atau sejenisnya. Gambaran umum prototype sistem
yang menghubungkan aplikasi android dan hidroponik seperti gambar 3.2.
Gambar 3.2 Gambar sistem hidroponik berjalan
Catatan:
·
Warna
ungu : usia tumbuhan 2 hari
·
Warna
kuning : usia tumbuhan 7 hari
·
Warna
merah : usia tumbuhan 14 hari
·
Warna
biru : usia tumbuhan 21 hari
·
Warna
biru muda : usia tumbuhan 28 hari
·
Warna
hitam : usia tumbuhan 35 hari/ masa panen
·
Warna
abu-abu : sistem berjalan
·
Warna
putih : tempat aliran air
·
Warna
hijau : luas bidang prototype
5.
Uji Coba Tanaman
Setelah semua sistem telah
sempurna, pengujian penanaman tanaman dari jenis sayuran akan dilakukan.
Pengujian ini bertujuan apakah dengan sistem yang baru ini akan menghasilkan
tanaman berkualitas dibandingkan dengan sistem lama. Pengujian ini berlangsung
selama waktu pemanenan tumbuhan atau dalam rentang 1 bulan sampai 3 bulan.
Semua sistem kerja
terkontrol dalam satu aplikasi android yang terhubung dengan internet.
Pengontrolan sistem ini bertujuan untuk mempermuda para petani dalam merawat
tanaman hidroponik. Sistem kontrol inkubator hidroponik berjalan, menggerakan tenaman
dari awal lingkaran menuju ujung lingkaran menurut usia tanaman. Bergeraknya
tanaman dari awal star (kecil) menuju finis (besar) dengan otomatis yang bisa
dikontrol oleh aplikasi di android.
Pengontrolan juga
dilakukan untuk mengatur suhu ruangan atau udara, suhu air atau Ph air dan
pencahayaan yang dibutuhkan dalam proses berkembangnya tumbuhan.
Suplai energy untuk penggerak
berasal dari listrik perumahan (listrik tegangan Rendah) atau jika tahap
industri makan bisa menggunakan listrik dengan tegangan 20kV (listrik tegangan
menengah).
Keunggulan inovasi dari sistem inkubator hidroponik berjalan berbasis
android komunikasi internet, yaitu:
1.
Pengontrolan dapat dilakukan ditempat yang
jauh dari tempat penanaman dengan menggunakan sistem android komunikasi
internet.
2. Dengan sistem hidroponik berjalan, tanaman bisa
dipanen sesuai dengan usia yang telah ditentukan.
3.
Sistem
otomatis mempermudah bagi petani untuk menambahkan sesuatu yang dibutuhkan
tanaman tanpa harus ribet.
DAFTAR PUSTAKA
Arif Maulana, F., Ramdani, M., & Ekaputri, C.
(2017). Prototype of Water Flow Control Based on Microcontroller for Micro
HydroPower Plant. e-Proceeding of Engineering, 4(2), 1434.
Agustina,
T. S. (2011). Peran Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi Dalam Meminimalkan
Resiko Kegagalan Bagi wirausahaan Baru Pada Tahap Awal (Start-Up). Majala
Ekonomi, 64-74.
Dzaky,
Raffasya. (2016, Oktober 30). Youtobe. Diambil kembali dari
https://www.youtube.com/watch?v=_HSBEkaapeA
Hakim,
M. A., & Putra, Y. H. (2015). Pemanfaatan Mini PC Raspberry Pi Sebagai
Pengontrol Jarak Juah Berbasis Web Pada Rumah. 1-6.
Pinus
Lingga. (1984). Hidroponik Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Depok: Wisma
Hijau.
Putra,
Y. H., Triyanto, D., & Suhardi . (2018). Sistem Pemantauan dan
Pengendalian Nutrisi, suhu dan Tinggi air Pada Pertanian Hidroponik Berbasis
Website. Jurnal Coding, 06(03), 128-138.
Roidah,
I. S. (2014). Pemanfaatan Lahan Dengan Menggunakan Sistem Hidroponik. Jurnal
Universitas Tulungagung BONOROWO, 1(2), 43-50.
Tiwow
, V. A., Yusuf , Y., & Poluakan , C. (2011). Pengamatan Gerak Konveksi
Rayleigh-Benard Sebagai Fungsi Perbedaan Suhu. Jurnal Fisika Himpunan
Fisika Indonesia, 11(1), 12-17.

