MAKALAH
Listrik Salah Satu Sumber Energi Terpenting

Dibuat Oleh:
Nama :
Vira Kurniawan
NPM/Kelas
: 16417120/1IB03
Dosen Pengapuh : Ibu
Sri Hermawati
Mata Kuliah : Ilmu Budaya Dasar
#
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2018
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG
Dalam
kehidupan sehari-hari, sebagai manusia yang hidup di zaman milenial atau zaman
yang mengharuskan segala sesuatu menggunakan listrik. Listrik dapat dikatakan
sebagai suatu bentuk hasil teknologi yang sangat vital dalam kehidupan manusia.
Karena semakin maju peradaban yang kita rasakan sekarang ini tidak akan lepas
dengan listrik. Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus peradaban ini harus
bisa menguasai hal-hal yang akan sangat berpengaruh di masa depan dengan cara
menemukan berbagai inovasi-inovasi dalam bidang kelistrikan. Dengan penemuan
baru itu dapat menghasilkan karya yang lebih efektif dan efisien.
Pada dasarnya
energi listrik tidak dapat diperbaharui melalui riset-riset yang dikerjakan
oleh parah ilmuwan. Namun, apabila manusia tidak dapat menggunakannya secara
efektif dan efisien, maka energi listrik akan cepat habis. Secara tidak
langsung, hal ini juga akan memberi efek globalisasi yang mengancam kehidupan
manusia. Semakin banyak penggunaan alat-alat listrik, maka semakin banyak pula
gas rumah kaca yang dihasilkan bumi.
Hal-hal yang
kita terima dalam bidang kelistrikan, tidak selamanya dapat membantu kita atau
menguntungkan dalam kehidupan kita. Manusia terkadang melakukan hal-hal ceroboh,
seperti memanipulasi arus-arus listrik yang menyebabkan terjadinya korsleting
listrik. Korsleting listrik tidak bisa dianggap sebagai hal sepele karena dapat
menimbulkan kebakaran.
Berdasarkan
konsep uraian di atas penulis akan menjabarkan tentang dasar kelistrikan yang
di dalamnya mencakup tentang arus listrik, sumber tenaga listrik dan masalah-masalah
yang di hadapi.
B. RUMUSAN
MASALAH
Berdasarkan latar belakang
masalah diatas, maka rumusan makalah ini adalah:
1. Apa
yang dimaksud dengan listrik?
2. Apa
saja sumber tenaga listrik?
C. TUJUAN
PENULISAN
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan
yang dapat dirumuskan dalam pembuatan makalah ini antara lain untuk mengetahui:
- Pengertian dari kelistrikan, arus listrik, hambatan dan tegangan listrik serta hubungan diantaranya.
- Sumber-sumber energi listrik dalam kehidupan sehari-hari.
D. MANFAAT PENULISAN
Harapan yang ingin diwujudkan dalam makalah ini
tercakup secara teoretis dan secara praktis yang meliputi:
- Secara teoretis
Makalah ini diharapkan berguna untuk memberikan
sumbangan terhadap usaha peningkatan dan pengembangan mutu pendidikan.
- Secara praktis
Tujuan praktis dari makalah ini adalah untuk
meningkatkan pengetahuan mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas
Negeri Yogyakarta tentang konsep kelistrikan serta penerapan konsep dan
pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. KELISTRIKAN
Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari
adanya muatan listrik. Ada dua jenis muatan listrik, yaitu muatan listrik
negatif dan positif. Suatu benda bermuatan listrik negatif jika kelebihan
elektron, dan bermuatan listrik positif jika kekurangan elektron. Secara alami,
muatan listrik positif selalu mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik
berpotensial rendah. Aliran ini disebut sebagai arah arus listrik
konvensional. Akan tetapi sebenarnya muatan listrik yang bergerak di dalam
konduktor bukanlah muatan listrik positif, tetapi muatan listrik negatif
(elektron) dan arah aliran elektron berlawanan dengan arah aliran muatan
positif.
Arus
listrik adalah mengalirnya elektron secara kontinyu pada konduktor akibat
perbedaan jumlah elektron pada beberapa lokasi yang jumlah elektronnya tidak
sama. Arus listrik dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:
- Listrik Arus Searah atau DC (Direct Current) adalah arus listrik yang arahnya tetap.
- Listrik Arus Bolak-balik atau AC (Alternating Current) adalah arus yang besar dan arahnya selalu berubah-ubah.
Satuan SI
untuk arus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan
sebagai arus konstan yang bila dipertahankan akan menghasilkan gaya sebesar 2 x
10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang
yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara.
Hambatan
listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen
elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang melewatinya. Hambatan
listrik dapat dirumuskan sebagai berikut:
R = V/I
di mana V
adalah tegangan dan I adalah arus. Satuan SI untuk Hambatan adalah Ohm (R).
Tegangan listrik (Voltase) adalah perbedaan potensi listrik antara dua
titik dalam rangkaian listrik, dinyatakan dalam satuan volt. Besaran ini
mengukur energi potensial pada sebuah medan listrik yang menyebabkan aliran
listrik dalam sebuah konduktor listrik.
Dalam
alirannya, arus listrik juga mengalami cabang-cabang. Ketika arus listrik
melalui percabangan tersebut, arus listrik terbagi pada setiap percabangan dan
besarnya tergantung ada tidaknya hambatan pada cabang tersebut. Bila hambatan
pada cabang tersebut besar maka akibatnya arus listrik yang melalui cabang
tersebut juga mengecil dan sebaliknya bila pada cabang hambatannya kecil, maka
arus listrik yang melalui cabang tersebut arus listriknya besar.
Hukum I
Kirchoff berbunyi:
Jumlah
kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik simpul sama dengan jumlah kuat arus
listrik yang keluar dari titik simpul tersebut.
Hukum I
Kirchhoff tersebut sebenarnya tidak lain sebutannya dengan hukum kekekalan
muatan listrik.
Hukum I
Kirchhoff secara matematis dapat dituliskan sebagai:
B. SUMBER
ENERGI LISTRIK
Listrik memiliki peranan yang
sangat penting dalam kehidupan kita. Bisa dibilang listrik telah menjadi
sumber energi utama dalam setiap kegiatan manusia baik di rumah
tangga maupun industri. Berikut sumber-sumber energi listrik :
1. Nuklir
Nuklir merupakan sumber energi
yang paling padat dari semua sumber
energi yang ada di alam sejauh ini. Jika kita mengekstrak energi listrik dari 1
kg batubara, kita bisa menyalakan lampu 100W selama 4 hari, dengan 1 kg
uranium kita bisa menggunakan lampu paling sedikit selama 180 tahun. Kelemahannya
adalah kalau sampai terjadi kecelakaan atau kebocoran dari reaktor nuklir,
maka bisa aja terjadi bencana besar akibat radio aktif yang bisa membunuh
umat manusia. Oleh karena itu perlu perhatian yang cukup serius untuk
menggunakan nuklir ini.
2. Minyak
Minyak dimanfaatkan untuk bahan
bakar pada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan banyak ditemukan di
Indonesia. Hanya saja sistem penghasil energi listrik ini bisa
menimbulkan limbah asap yang bikin polusi udara.
3. Energi Gelombang
Penggunaannya energi gelombang
memang tidak merusak lingkungan, tetapi dalam memanfaatkan gelombang ini
membutuhkan anggaran yang cukup besar untuk membangun reaktor nya. Selain itu
juga kecepatan ombak yang tidak stabil juga menjadi salah satu kendala.
4. Sumber Energi Angin
Sumber ini sama sekali tidak
membutuhkan bahan bakar karena berasal dari angin, jadi kecepatan angin
menentukan seberapa daya yang dihasilkan. Untuk menggunakan pembangkit ini
memerlukan angin yang kencang agar bisa tercipta energi yang besar pula.
5. Batu Bara
Batu bara bisa banget
dimanfaatkan, dan sangat mudah ditemukan. Tetapi kekurangannya adalah kita
butuh lubang yang besar untuk bisa memanfaatkan batu bara dan itu bisa memakan
biaya besar serta tempat yang memadai. Selain itu, hasil pembakaran yang
menimbulkan asap yang
menyebabkan polusi udara.
menyebabkan polusi udara.
Dan masih banyak lagi sumber
energi untuk menghasilkan listrik dalam kehidupan ini yang aman dan efisien.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Kelistrikan adalah sifat benda
yang muncul dari adanya muatan listrik. Ada dua jenis muatan listrik, yaitu
muatan listrik negatif dan positif. Dalam alirannya, arus listrik juga
mengalami cabang-cabang. Ketika arus listrik melalui percabangan tersebut, arus
listrik terbagi pada setiap percabangan dan besarnya tergantung ada tidaknya
hambatan pada cabang tersebut.
Hukum I Kirchoff berbunyi:
Jumlah kuat arus listrik yang masuk ke suatu titik
simpul sama dengan jumlah kuat arus listrik yang keluar dari titik simpul
tersebut.
Sumber energi listrik adalah benda yang dapat
menimbulkan arus listrik. Sumber energy listrik ada yang kecil dan ada yang
besar. Beberapa contoh sumber energi listrik adalah: batu bara, nuklir dan lain
sebagainya.
B. Saran
Sebagai
mahasiswa yang mengambil jurusan elekto, harus mempelajari berbagai ilmu
kelistrikan agar bisa menemukan berbagai metode yang baik dan efisien. Pelajari
jurusan ada dengan baik dan sungguh-sungguh.
DAFTAR PUSTAKA
Ibayati,
Yayat. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam: SD/MI Kelas VI. Jakarta: Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Kanginan,
M. 2003. Fisika SLTP 3A. Jakarta: Erlangga
–. 2003. Fisika
SLTP 2B. Jakarta: Erlangga
Sulistyanto,
Heri. 2008. Ilmu pengetahuan alam 6: untuk sd dan mi kelas VI. Jakarta:
Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Dunia
pendidikan,“Hukum ohm dan kirchoff”, (online) (http://www.berpendidikan.com/2015/10/rumus-dan-bunyi-hukum-ohm-dan-hukum-kirchoff-1-dan-2.html)
di akses pada 30/03/2018 09.27 pm.
“Sumber
energi listrik”, http://gereports.co.id/post/149501605145/ini-dia-10-sumber-energi-listrik-yang-menerangi di akses pada 30/03/2018 09.35
pm.